Spektroskopi Elusidasi Struktur Molekul Organik Marham Sitorus
Selasa, 31 Januari 2012
0
komentar
Senyawa Organik ditinjau dari jenis unsur penyusunnya relatif sederhana yaitu dari unsur utama Karbon (C) dan Hidrogen (H) yang dikenal sebagai hidrokarbon. Derivat hidrokarbon biasanya mengandung oksigen (O), Nitrogen (N), Fosfor (P), Sulfur (S) dan beberapa metaloid pada senyawa organometal seperti Si, Al dan lain-lain. Kerumitan dari senyawa organik adalah disebabkan adanya fenomena berbagai isomer yaitu senyawa yang mempunyai rumus molekul (RM) suatu senyawa organik diketahui tidak serta merta strukturnya diketahui atau tidak berlaku kaedah identitas yaitu satu struktur untuk satu RM seperti senyawa inorganik pada umumnya. Untuk penempatan struktur suatu senyawa organik maka pengetahuan spektroskopi adalah sesuatu yang mutlak. Dengan mengetahui prinsip dasar sifat spektroskopi dari suatu molekul maka struktur suatu molekul organik dapat ditentukan (dieluisidasi). Buku ini mengemukakan secara sederhana namun konprehensip tentang spektroskopi UV (analisis gugus kromofor), IR (analisis gugus fungsional) H1-NMR (Analisis perbandingan, jenis dan kedudukan Hidrogen) dan MS (analisis BM dan pola fragmentasi). Interpretasi dari gabungan sifat spektoskopi dapat digunakan untuk analisis suatu senyawa organik unknown.ISBN : 978-979-756-555-8
Tahun terbit : 2009
Harga : Rp 21.800,00
Halaman : viii+96
Harga tertera belum termasuk diskon dan ongkos kirim
Baca Selengkapnya ....
Seiring dengan makin peliknya permasalahan yang dihadapi ilmu sosial dan perilaku, meningkat pula faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan. Hubungan kausalitas antar variabel maupun pengukuran-pengukuran variabel yang di masa sebelumnya tidak serumit sekarang terkesan tidak dapat dihindari dan memerlukan alat yang memadai untuk memecahkannya. Berbagai fakta keseharian menunjukkan semakin pentingnya peran variabel-variabel latent dalam pengambilan keputusan. Namun demikian variabel latent tidak dapat diukur langsung melainkan dicerminkan oleh variabel-variabel indikatornya. Dalam hal ini analisis dapat dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Model. LISREL merupakan salah satu sarana yang memadai untuk menyelesaikan permasalahan dalam Structural Equation Model. Buku ini disusun dengan bahasa dan pemaparan yang sangat sederhana dan mudah dipahami. Pembaca akan mendapati betapa buku ini akan sangat membantu dalam mencerna konsep-konsep yang dibutuhkan dalam mengoperasikan LISREL. Kesederhanaan tampilan bahkan menjadikan pembaca yang awam dengan statistika tidak akan mengalami kesulitan dalam mengoperasikan LISREL

Ilmu Fisika telah melahirkan dua revolusi penting yaitu revolusi industri sejak dibangunnya mesin uap dengan prinsip-prinsip Termodinamika dan kedua revolusi informasi sejak diciptakannya semikonduktor sebagai bagian terpenting dari prosesor dalam komputer. Bahkan konsep internet sesungguhnya dirintis pertama kali bukan oleh DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) Amerika seperti yang selama ini dikenal, tetapi oleh laboratorium Fisika nuklir CERN (Conseil Europeen pour la Recherche Nucleaire) di Geneva Swis (kunjungi www.cern.ch). Hampir seluruh komponen elektronika dan konsepnya dirintis oleh para ahli Fisika eksperimentalis, : Ohm, Coulomb, Ampere, Volt, Tesla, Maxwell, Gauss, Hertz dll. Sedangkan mesin-mesin, kontruksi, pemanfaatan gelombang tidak bisa lepas dari dinamika gerak yang disusun Galileo, Newton, Pascal, Leibniz, Otto, Carnot, dll.Tidak berlebihan seandainya dikatakan bahwa ilmu Fisika adalah jantung dalam kemajuan teknologi saat ini. Dengan demikian, mengingat pentingnya ilmu Fisika dalam kemajuan sains dan teknologi maka tidak berlebihan juga jika dikatakan bahwa kemajuan tersebut tergantung dari pemahaman dasar-dasar Fisika. Dan untuk keperluan tersebut, sangatlah penting menyediakan sebanyak mungkin buku-buku dasar yang akan membantu mahasiswa dalam memahami hukum dasar Fisika dengan baik.
Fisika Dasar
Sebagai salah satu komponen wisata, pramuwisata memiliki andil yang sangat besar untuk mewujudkan harapan dan mimpi tersebut. Demikian penting peranannya, sehingga ia harus memiliki bekal yang cukup untuk mengemban tugas tersebut. Penguasaan bahasa asing dengan baik belum cukup dijadikan modal untuk menjadi pramuwisata yang mampu melakukan tugasnya dengan baik. Untuk itulah melalui buku ini penulis berusaha memaparkan bekal yang harus dimiliki oleh sorang pramuwisata agar dapat memenuhi kebutuhan wisatawan dalam mewujudkan mimpi yang indah.
Bisnis yang semakin kompleks berdampak langsung pada pajak yang dikenakan oleh pemerintah kepada wajib pajak. Salah satu pajak yang sangat potensial adalah Pajak Penghasilan. Melalui beberapa kali perubahan Pajak Penghasilan dan terakhir dikeluarkannya Undang-Undang Pajak Penghasilan no. 36 tahun 2008. Buku ini sangat mudah dipahami karena setiap babnya diberikan konsep praktis dan contoh sehingga dapat dengan mudah mempelajarinya. Buku ini mencakup pengenalan praktis Pajak Penghasilan (PPh) Umum, PPh 21, PPh 22, PPh 23, PPh 24, PPh 25, dan PPh 26.
Buku ini menawarkan sebuah wacana rekonstruksi atas strategi industrialisasi mampu memacu pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Rekonstruksi ini bukanlah tawaran untuk menggeser pendulum bias dari usaha besar ke usaha kecil dan menengah. Tetapi ia mengusulkan bahwa usaha kecil dan menengah dapat menjadi basis bagi perkembangan industri, asal kebijakan bersikap netral dan tak menjadi benalu. Untuk tujuan ini perlu dibangun lingkungan usaha dan iklim investasi yang menopang kolaborasi keduanya dalam perkembangan industri. Jadi rekonstruksi ini bukanlah pemihakan buta. Rekonstruksi ini justru ingin menunjukkan bahwa strategi industrialiasi berbasis usaha kecil-menengah dapat menjadi titik masuk (entry point) bagi peningkatan kapasitas jutaan manusia Indonesia. Harus diakui dalam rekonstruksi ini beberapa kendala dan tantangan besar, yaitu: (1). rendahnya produktivitas dan sumbangan nilai tambah (value added) UKM sehingga perlu ditingkatkan melalui program peningkatan produktivitas, (2). kontribusi dan akses UKM menguasai teknologi dan ekspor masih rendah, (3). secara internal, penerapan sistem manajemen UKM yang handal masih rendah dan perlu ditingkatkan, dan (4). cakupan pasar produk UKM masih terbatas mencakup pasar lokal. Untuk mengatasi empat kendala utama di atas harus tercermin dalam kebijakan industrial yang programnya dapat dirancang dalam ?mendorong UKM naik kelas? artinya secara simultan dalam strategi industri berbasis UMKM perlu ditingkatkan peranan dan peningkatan produktivitasnya.


ISBN : 978-979-756-599-2

















Kalkulus Lanjut Edisi 2
Teori dan Penyelesaian Kalkulus Lanjutan





