Tampilkan postingan dengan label Ilmu Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Politik. Tampilkan semua postingan

Demokrasi Di Indonesia; Teori & Praktik Bob Sugeng Hadiwinata

Posted by Belibuku.web.id Kamis, 26 April 2012 0 komentar

Buku Demokrasi Di Indonesia; Teori & Praktik karya Bob Sugeng Hadiwinata ini membahas tentang demokratisasi di Indonesia pada masa pasca Orde Baru. Disusun berdasarkan hasil lokakarya yang menampilkan para pakar politik Jerman dan Indonesia, buku ini membahas berbagai aspek politik ? partai politik, konstitusi, kebijakan luar negeri, resolusi konflik, mekanisme birokrasi, pemerintahan lokal, masyarakat sipil (civil society) dan hubungan antar agama ? dalam proses transisi menuju demokrasi di Indonesia. Argumen utama buku ini adalah bahwa demokrasi Indonesia saat ini berada di tengah-tengah antara tingkat ?terkonsolidasi? (consolidated atau embedded) dan ?defektif/cacat? (defective). Di satu sisi, demokrasi Indonesia dapat dikatakan terkonsolidasi dengan merujuk pada adanya pemilihan umum yang fair dan damai, kebebasan berpendapat, maraknya masyarakat sipil, dan konstitusi yang mendorong berfungsinya mekanisme kontrol (checks-and-balances). Namun di sisi lain, demokrasi Indonesia menunjukkan tanda-tanda defektif dengan merujuk pada masih adanya kekuatan-kekuatan anti-demokrasi (kelompok-kelompok ekstrim keagamaan, mafia peradilan, chauvinis, dan sebagainya), masih kuatnya budaya paternalisme di dalam partai politik, dan korupsi yang memperlemah legitimasi lembaga negara. Mengadopsi konsep ?demokrasi melekat? (embedded democracy) dan ?demokrasi defektif/cacat? (defective democracy) yang dikemukakan oleh teoretisi transisi demokrasi Wolfgang Merkel, buku ini mencoba memotret seberapa jauh tingkat konsolidasi (consolidation atau embeddedness) atau kecacatan (defectiveness) demokrasi di Indonesia pasca Orde Baru setidak-tidaknya hingga pemilihan umum 2004. Dengan muatan teori yang komprehensif dan ulasan empiris yang memadai, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para pengamat politik, pengajar ilmu politik, mahasiswa, dan peminat politik Indonesia pada umumnya.
ISBN : 978-979-756-571-8
Tahun terbit : 2009
Harga : Rp
59.80044.850,00
Halaman : viii+290

Baca Selengkapnya ....

Perkawinan Beda Wangsa dalam Masyarakat Bali I Nyoman Budiana

Posted by Belibuku.web.id Jumat, 13 April 2012 0 komentar

Perkawinan Beda Wangsa dalam Masyarakat Bali Dewasa ini fenomena sosial dalam kehidupan masyarakat Hindu di Bali menunjukan adanya perubahan mengenai larangan perkawinan eksogami antar-wangsa. Perkawinan yang terjadi pada masyarakat Hindu di Bali di era modern dewasa ini tidak hanya dilakukan secara endogami dalam golongan tri wangsa saja, tetapi juga telah sering terjadi perkawinan secara eksogami antar-golongan tri wangsa dengan wangsa jaba, bahkan tidak sedikit yang telah melakukan perkawinan campuran, baik antar agama maupun antar bangsa dan hal tersebut mendapat pengakuan dari masyarakat. Perubahan pola perkawinan dimaksud cenderung terjadi karena adanya pemahaman individu dalam masyarakat Hindu di Bali mengenai sistem nilai, maupun institusi perkawinan sebagaimana tertuang dalam ajaran agama Hindu. Buku ini menjelaskan tentang sistem perkawinan masyarakat Bali, rekonstruksi sosial perkawinan eksogami, perubahan sosial dalam perkawinan eksogami, nilai pendorong terjadinya perkawinan eksogami, diskursus, makna dan implikasi teoretik perkawinan eksogami.
ISBN : 978-979-756-463-6
Tahun terbit : 2009
Harga : Rp 32800
Halaman : x+154

Baca Selengkapnya ....

Komunikasi Politik Anwar Arifin

Posted by Belibuku.web.id Rabu, 11 April 2012 0 komentar

Komunikasi politik telah ada sejak manusia berkomunikasi dan berpolitik, namun sebagai telaah ilmiah baru diakui dalam dekade 1970-an dan berkembang terutama di negara demokrasi. Komunikasi politik yang melintasi berbagai disiplin dan dibesarkan secara lintas disiplin merupakan pembicaraan untuk memengaruhi dalam kehidupan bernegara. Komunikasi politik dapat juga dipahami sebagai seni mendesain apa yang mungkin (art of possible) yang diimbangi dengan seni mendesain yang tidak mungkin menjadi mungkin (art of impossible) sebagai upaya menyelesaikan konflik dengan konsensus melalui dialog dalam permusyawaratan.
Dalam buku ini Prof. Dr. Anwar Arifin berusaha mempertemukan kajian dan wawasan ilmu komunikasi dan ilmu politik serta mengungkapkan wawasan keindonesiaan sebagai perbandingan dalam kasus politik yang terjadi di Indonesia. Meskipun karya ini masih diwarnai oleh kajian pustaka, tetapi telah memuat hasil pengamatan, riset dan pengalaman empiris (observasi partisipatif) dari penulis, seperti temuannya tentang “politik transaksional” dalam “pasar gelap politik”, dan berkembangnya “budaya instan” dalam kehidupan politik sebagai akibat tidak efektifnya komunikasi politik dan sosialisasi politik. Selain itu ditemukan juga adanya “partisipan pengamat” dan “partisipan mitra” sebagai tipe dalam partisipasi politik khalayak.
Buku ini patut mengisi kelangkaan buku teks di perguruan tinggi, sebagai bahan bacaan bagi mahasiswa program sarjana dan program pascasarjana, terutama dalam bidang komunikasi, politik, dan pemerintahan. Selain itu buku ini dapat juga dimanfaatkan oleh politisi, aktivis dan peneliti serta peminat lainnya dalam memperkaya wawasan, karena buku ini berisi filsafat, paradigma, teori, tujuan, strategi dan Komunikasi Politik Indonesia.
    ISBN : 978-979-756-785-9
    Tahun terbit : 2011
    Harga : Rp 84.800,00
    Halaman : XXII+346
    Harga belum termasuk diskon dan ongkos kirim

Baca Selengkapnya ....

Diplomasi antara Teori & Praktik Sukawarsini Djelantik

Posted by Belibuku.web.id Minggu, 08 April 2012 0 komentar

Diplomasi antara Teori & Praktik  - Pentingnya diplomasi sudah banyak disadari terutama kalangan diplomat dan politikus mengingat kaitannya dengan masa depan negara, perang dan damai: ?All war represents a failure of diplomacy? (Tony Benn, UK). ?The only real diplomacy ever performed by a diplomat is in deceiving their own people after their dumbness has gotten them into war? (Will Rogers, AS). ?Diplomacy is a disguised war, in which states seek to gain by barter and intigue, by the cleverness of art, the objectives which they would have gain more clumsily by means of war?(Randolph Bourne). Akan tetapi, diplomasi sebagai ilmu dan seni tidak hanya penting bagi diplomat dan politikus, melainkan semua aktivitas yang melintasi batas-batas negara, termasuk ekonomi, bisnis, dan jasa: ?The priciple of give and take is the principle of diplomacy?give one and take ten? (Mark Twain) ?Diplomacy is the art of saying nice doggie until you can find a rock? (Will Rogers, AS) Era globalisasi yang ditandai menipisnya batas-batas negara, plus pesatnya perkembangan teknologi transportasi dan komunikasi menyebabkan kemampuan berdiplomasi diperlukan semakin banyak kalangan. Perkembangan terkini memunculkan istilah ?diplomasi publik?, yang ditandai keterlibatan publik yang semakin luas sehingga dimungkinkan aktivitas ?diplomasi tanpa diplomat? atau ?diplomasi virtual?. Dr. Sukawarsini Djelantik, menyusun buku ini dengan membahas berbagai isu terkait dengan diplomasi, baik secara teoritis maupun praktik. Contoh-contoh kasus dan analisis diambil dari dalam maupun luar negeri.
Diplomasi antara Teori & Praktik
Sukawarsini Djelantik
ISBN : 978-979-756-316-5
Tahun terbit : 2008
Harga : Rp 49800
Halaman : X+254

Baca Selengkapnya ....

Refleksi Teori Hubungan Internasional dari Tradisional ke KontemporerAsrudin

Posted by Belibuku.web.id Kamis, 05 April 2012 0 komentar

Refleksi Teori Hubungan Internasional dari Tradisional ke Kontemporer
Asrudin
ISBN : 978-979-756-493-3
Tahun terbit : 2009
Harga : Rp 98800
Halaman : x+482

Baca Selengkapnya ....

Politik & Perubahan; antara Reformasi Politik Indonesia dan PolitikBaru di Malaysia Leo Agustino

Posted by Belibuku.web.id Rabu, 04 April 2012 0 komentar

Buku Politik & Perubahan; antara Reformasi Politik Indonesia dan Politik Baru di Malaysia ini bertujuan untuk mempelajari, memahami, menganalisis, mendiskusikan sekaligus memanifestasi pelbagai kejadian dan peristiwa politik di Indonesia dan Malaysia. Tidak dapat dipungkiri bahwa perubahan politik besar yang terjadi di dunia pada akhir tahun 1980-an dan awal 1990-an memberikan dampak positif terhadap transformasi politik di beberapa negara, termasuk Indonesia dan Malaysia. Di Indonesia misalnya, walau terjadi terlambat, efek domino demokratisasi yang berlaku di Eropa Timur dan Uni Soviet memberikan angin perubahan ke atas kepolitikan di Indonesia. Rejim otoritarian-militer yang dijalankan secara diktator oleh Soeharto mengalami pembusukan (ekonomi dan politik) dan kelelahan kontrol, pada akhirnya melelehkan kekuasaan Orde Baru. Reformasi yang bergelombang dan digerakan oleh banyak pihak-elite, mahasiswa, organisasi masyarakat dan rakyat awam-memaksa sang diktator membacakan pengunduran dirinya di Istana pada 21 Mei 1998. Tetapi pembacaan tersebut bukanlah akhir dari perjuangan, justru ia adalah awal dari gerakan demokrasi sesungguhnya. Bagaimana merealisasikan semua ide yang diperjuangkan dalam bentuk kebijakan, tindakan dan evaluasi secara demokratik
ISBN : 978-979-756-528-2
Tahun terbit : 2009
Harga : Rp
69.80052.350,00
Halaman : xxii+350

Baca Selengkapnya ....

Studi Hubungan Internasional P. Anthonius Sitepu

Posted by Belibuku.web.id Rabu, 11 Januari 2012 0 komentar

Sebagaimana sebuah buku pengantar, buku Studi Hubungan Internasional ini memuat prinsip-prinsip dasar materi tentang studi hubungan internasional yang sengaja dirancang untuk dimanfaatkan oleh kalangan mahasiswa penstudi hubungan internasional dan juga bagi siapa saja yang peduli terhadap masalah-masalah internasional dan studi hubungan internasional. Di dalamnya Anda akan menemukan paparan komprehensif mengenai studi ini dengan memanfaatkan pelbagai literatur asing.
Walaupun hendak menunjukkan karakter studi ini secara menyeluruh, penulis tetap mengedepankan satu aspek yang dirasa sangat penting, yaitu perspektif konsep-konsep dan teori-teori hubungan internasional. Misalnya teori realisme politik internasional, teori sistem internasional, teori pembuatan keputusan politik luar negeri, dan tipologi teori pembuatan keputusan politik luar negeri.
Di bagian lain Anda akan mendapatkan pokok bahasan menyangkut masalah yang berkenaan dengan pandangan negara sebagai aktor utama dalam sistem internasional serta berbagai aktor lainnya yang memberikan kontribusi dalam pencaturan politik internasional dan peranan kepentingan nasional dalam politik dan hubungan internasional.
Hal yang tak kalah penting adalah mengenai manajemen konflik dalam sistem internasional. Persoalan ini dikembangkan dengan menggunakan materi manajemen konflik dalam sistem internasional serta metoda penyelesaian konflik serta berbagai pendekatannya.
ISBN : 978-979-756-732-3
Tahun terbit : 2011
Harga : Rp89800
Halaman : XII+372

Baca Selengkapnya ....

Studi Ilmu Politik Anthonius Sitepu

Posted by Belibuku.web.id Kamis, 01 Desember 2011 0 komentar
studi ilmu politik sitepu
Studi Ilmu Politik Anthonius SitepuPerkembangan ilmu politik mengalami kemajuan yang pesat sesudah Perang Dunia Kedua. Terdapat dua pandangan yang berkaitan dengan munculnya ilmu politik sebagai disiplin ilmu. Pertama, pandangan yang melihat bahwa ilmu politik merupakan salah satu bagian dari pengetahuan sosial lainnya. Kedua, pandangan yang menganggap bahwa ilmu politik lahir pada akhir abad 19-an. Dalam perkembangannya, dipengaruhi oleh ilmu-ilmu sosial lain, yakni sosiologi, psikologi, ilmu hukum dan sebagainya yang kesemuanya berkembang sesuai dengan keinginan untuk mempelajari fenomena sosial secara lebih rinci. Maka dalam perkembangannya itu, tidak dapat dihindari pengaruhnya (ilmu-ilmu sosial) terhadap ilmu sosial lainnya dalam hal ini misalnya ilmu politik yang memperoleh sumbangan yang sangat besar dan berharga dari filsafat, sejarah, sosiologi, psikologi, dan ilmu hukum. Maka dengan suasana seperti itu ilmu politik tampaknya telah menyatukannya menjadi ilmu yang memiliki cakrawala dan spektrum yang sangat luas.
Karenanya pembidangan dalam ilmu politik terasa semakin penting, dengan harapan agar dengan melalui pembidangannya, ilmu politik dapat memusatkan perhatiannya pada gejala-gejala yang lebih luas ataupun lebih khusus. Pembidangan ini sebenarnya bukanlah merupakan sesuatu yang asing dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Sebagai ilmu pengetahuan, ilmu politik merupakan salah satu cabang ilmu-ilmu sosial yang telah berdiri sendiri.
Bertolak dari keragaman aspek yang dibahas dalam ilmu politik, buku ini dibagi menjadi beberapa tema.

Bagian pertama: politik, pemerintahan, sistem politik dan rezim, ideologi politik, demokrasi, negara, politik internasional, dan politik lokal.

Bagian kedua: politik global dan politik lokal, regionalisme dan politik dalam negeri.

Bagian ketiga: Interaksi dan dinamika politik.

Bagian keempat: mekanisme dan pranata-pranata pemerintahan.

Studi Ilmu Politik 
Anthonius Sitepu
ISBN : 978-979-756-823-8
Tahun terbit : 2012
Harga : Rp 67.800,00
Halaman : XII+250

Baca Selengkapnya ....

Politik Global dalam Teori & Praktik Aleksius Jemadu

Posted by Belibuku.web.id Senin, 28 November 2011 0 komentar


Politik Global dalam Teori & Praktik - Dunia sedang memasuki babak baru menuju suatu tata dunia global yang lebih dinamis. Persoalan kali ini lebih rumit dari sekadar dikotomi kepentingan ekonomi-politik (baca: Geopolitik) yang pernah melibatkan Kapitalisme vs Sosialisme dua dekade lalu. Perang dingin telah usai tetapi jangan lupa perang itu belum hilang dari ingatan sadar manusia sehingga kita insaf bahwa pertarungan antara dua kutub tersebut masilah ada.

Kapitalisme mampu bermetamorvosis sesuai tuntutan zaman, begitu juga dengan Sosialisme. Katakanlah simbol dari kekuatan Kapitalisme adalah Amerika dan Negara-Negara Eropa Barat. Mereka memiliki sejarah dan struktur ekonomi yang boleh dibilang cukup mapan bila dibandingkan dengan negara-negara lainnya di dunia. Tetapi jangan lupa pula, bahwa Uni Soviet boleh bubar namun bukan berarti dalam satu “kibasan pedang” Sosialisme hilang dari muka bumi. Lihatlah Blok Amerika Latin atau China, mereka bisa jadi contoh dari metamorvosis dari Sosialisme itu sendiri. China bahkan mampu mengejutkan dunia dengan mengakawinkan Sosialisme dan Kapitalisme dalam satu rezim yang harmonis.

Ini akan jadi diskursus menarik, karena pokok persoalan sesungguhnya bukan terletak pada pilihan ideologi Sosialisme atau Kapitalisme. Tetapi melacak substansi dari kedua poros dominan ini dan memahami hubungan dialektik antara dua kutub tersebut. Sehingga kita sadar sebelum memutuskan mengambil jalan Sosialisme, mengadopsi Kapitalisme atau kembali menghidupkan Gerakan Non Blok.



Mengintip Kuasa Kapital

Sosialisme maupun Kapitalisme dibangun di atas materialisme sejarah yang tunggal, yaitu masyarakat industri di Eropa. Kapitalisme lahir dari praktek ekonomi-politik liberal yang mengakomodasi kepentingan orang per orang atau kongsi-kongsi dagang. Mereka adalah aktor dominan yang mendominasi penguasaan atas aset kapital. Negara ditempatkan sebagai mediator antara kepentingan ekonomi kongsi-kongsi dagang dengan kepentingan masyarakat secara umum.

Begitupun Sosialisme, lahir dari kritik atas praktek Kapitalisme dalam ekonomi liberal. Liberalisasi ternyata hanya menguntungkan sekelompok orang, karena negara sudah beralih fungsi menjadi penyokong kepentingan kelas dominan. Sehingga kepentingan masyarakat kebanyakan mulai tersisihkan. Sosialisme menghendaki segala aset kekuatan kapital dikuasai dan dikelola sepenuhnya oleh negara. Negara memegang supremasi tertinggi sebagai aktor dominan dalam ekonomi-politik.

Pada akhirnya kedua ideologi ini sejatinya bermuara pada hakekat yang esa yaitu transformasi ekonomi-politik untuk kuasa kapital. Kapital adalah lokomotif utama yang sangat dibutuhkan oleh Sosialisme maupun Kapitalisme dalam membangun basis material kuasanya. Sebelum sampai pada kuasa kapital, sekurangnya ada lima komponen ekonomi-politik fundamental yang harus dikuasai terlebih dahulu. Bahan baku (sumberdaya alam), tenaga kerja (sumberdaya manusia), alat produksi (teknologi), kekuatan modal (finansial/uang) dan akses pasar (konsumsi massal), itulah kelima komponen utama tak terbantahkan yang sangat dibutuhkan untuk menyusun kuasa kapital.

Penguasaan kelima komponen tersebut akan sangat membantu dalam mencipta struktur ekonomi-politik yang mapan. Kerena sifatnya yang fundamental, akses terhadap kelima komponen ini cenderung bersifat konfliktual karena melibatkan banyak kelompok kepentingan di dalamnya. Pada tataran politik global (politik internasional) konflik yang muncul dapat bersifat konflik terbuka (perang terbuka) atau konflik tertutup (pertarungan ideologi), bahkan dalam suatu kondisi tertentu kedua konflik ini bisa berjalan bersamaan. Pada titik inilah bias ideologi terkuak. Ideologi menjadi sistem perlindungan kekuasaan oleh kelas dominan. Status Quo dipertahankan dan diperkuat demi kepentingan ekonomi-politik.



Peta Ekonomi-Politik Global

Alkisah bermula ketika ekonomi Amerika terjebak dalam krisis finansial yang berkecamuk semenjak pertengahan 2007. Krisis kali ini sepadan dengan Great Depression 1930 yang melumpuhkan seluruh sektor ekonomi Amerika, Eropa bahkan dunia. Ketika itu, dunia terjebak dalam keadaan malaise. Keadaan serba sulit dan terjadi kelesuan disegala sektor. Perdagangan internasional sejenak terhenti karena hampir seluruh negara menutup keran ekspor maupun impor dan terpaku pada pemenuhan kebutuhan dalam negeri. Situasi ini berlangsung cukup lama sampai pecah perang dunia II 1939-1945.

Pasca perang dunia II diluncurkan suatu megaproyek (baca: Marshall Plan) untuk pembangunan kembali Eropa pasca perang. Upaya ini dimotori Amerika. Untuk mensukseskan megaproyek tersebut, dibentuklah tiga lembaga yang memiliki fungsi dan peran membangun dan mengelola ekonomi-politik internasional. IMF (memonitor terkait kebijakan moneter dan fiskal) World Bank (mengawasi pembangunan infrastruktur) dan GATT (mengatur pertukaran dan perdagangan internasional). Kehadiranan Marshall Plan mampu menghadirkan keseimbangan ekonomi global di bawah kontrol Amerika Serikat.

Kembali pada kekinian. Selama kurun waktu 2007 sampai dengan 2010 dunia terjebak dalam kekhawatiran stagnasi ekonomi. Perasaan itu cukup beralasan mengingat Amerika secara global menyumbang hampir 20% dari total pertumbuhan ekonomi dunia dengan konsumsi minyak bumi mencapai 10 juta barel perhari. Krisis Amerika sejatinya adalah krisis finansial (krisis keuangan) akibat praktek rekayasa finansial yang memicu kridit macet.

Amerika sendiri mengalami kelesuan ekonomi yang berujung pada pemutusan hubungan kerja dan kebangkrutan perusahaan multinasional dan transnasional. Secara umum ada tiga dampak global dari krisis tersebut. Pertama, peningkatan harga komoditas terutama pangan dan minyak bumi. Kedua, kebuhan likuiditas (alat bayar atau uang) untuk pemenuhan konsumsi atau usaha. Ketiga, relokasi kapital (investasi) ke negara atau kawasan lain yang dinilai aman dan menguntungkan.



Tumbal Konstalasi Politik Global

Meski telah mengucurkan triliunan dollar AS, itu semua belum juga mampu menjinakan bola salju krisis. Dalam tempo yang cukup singkat, dunia dilanda krisis serupa. Fenomena penularan krisis finansial tergolong cepat karena modernisasi dan integrasi sistem finansial global telah mempermudah tansaksi dan perpindahan investasi (baca: uang) dari negara satu ke negara lain dan atau dari perusahaan satu ke perusahaan lain yang mampu terlaksana dalam hitungan detik. Berbagai forum internasional digelar untuk menjinakan krisis, namun itu semua berakhir nihil. Dunia frustrasi sehingga arogansi jadi wajah dominan dalam politik global.

Lantas apa korelasi antara krisis Krisis finansial Amerika yang telah menjadi krisis global dengan “revolusi” (suksesi) politik di Afrika Utara? Kita semua menyadari bahwa negara-negara Afrika Utara seperti Tunisia, Mesir, Libya adalah negara-negara produsen minyak. Dalam upaya pemulihan ekonominya, Amerika membutuhkan pasokan minyak bumi yang stabil dengan harga terjangkau untuk mengerakan industri dan perekonomian secara menyeluruh. Katakanlah salah satu kepentingan Amerika adalah akses energi (minyak bumi) di Afrika Utara. Selain itu, negara-negara Afrika Utara adalah bekas jajahan negara-negara Eropa yang mesih memiliki kepentingan ekonomi dan ikatan politik dengan bekas negara jajahannya. Sedangkan di sisi lain, China dan Blok Amerika Latin sedang mengadu-nasib membangun kepentingan ekonomi di Afrika Utara.

Di sini muncul permasalahan baru, yaitu benturan kepentingan antara Eropa, Amerika, China dan Blok Amerika Latin terkait perebutan penguasaan dan pengelolaan sumber-sumber kapital di Afrika Utara. Sejarah selalu berulang, begitu kata para filusuf. Layaknya malaiseekonomi era great depression yang melahirkan Perang Dunia II. Sekarang dunia sedang ditantang untuk tidak mengulang kesalahan sejarah. Cukup sudah banjir darah airmata tumbal kepentingan politik global demi kuasa kapital yang menyelimuti Afrika Utara dan Timur-Tengah. Ini jadi perhatian dan keprihatinan kita semua. Sehingga kita waspada membaca angin perubahan politik global yang selalu meminta tumbal.

Politik Global dalam Teori & Praktik
Aleksius Jemadu
ISBN : 978-979-756-382-0
Tahun terbit : 2008
Harga : Rp 79.800
Halaman : VIII+364

Baca Selengkapnya ....

Ilmu Politik; Teori dan Praktik Prof. DR. J.M. Papasi

Posted by Belibuku.web.id Kamis, 04 Agustus 2011 0 komentar
Buku ini memiliki segi teoritis dan praktis dengan perspektif "Public Good Governance" dan "Reformasi Birokrasi", "Elit politik yang Holistik Integralistik", jadi sangat berguna bagi kalangan pendidikan tinggi, politisi, pemerintahan serta masyarakat luas pada umumnya". Dr. Elvin B Sinaga , SH,MM., Anggota DPR-RI Nomor A. 97 "Bagi dunia pendidikan tinggi, buku ini sangat menantang dalam banyak segi kepentingan terutama dibidang pengembangan ilmu dan tugas sarjana Indonesia untuk tidak "text book thinking" dari konsep pemikiran barat, tetapi dengan perspektif menggali pemikiran ilmu politik dari nilai sosial politik Indonesia". Dr. A Widanarto, Msi, Dosen Fisip Universitas Padjadjaran Bandung "Saya sebagai mantan mahasiswa dan pembimbing penulisan karya ilmiah lainnya, membaca buku ini sangat lebih memberi arah dan perspektif, untuk berpikir kritis, membuka wawasan dan introspeksi diri untuk selalu mencari "challenge" dan prestasi menghadapi masa depan. Tidak akan lupa motto beliau, "listen, sedikit, tetapi sedikitnya ada yang bermanfaat". Chitra Adria Karyani, S.Ikom Fisip Universitas Komputer Indonesia Bandung "Kami menyambut baik terbitnya buku ini dan berharap akan mendapat sambutan juga oleh banyak kalangan di masyarakat luas, karena buku ini tipikal menilai tinggi kepentingan kebersamaan membangun perdamaian dalam masyarakat madani, "Civil Society" Pdt. Ny. M.Wungo-D,STh., MM, Ketua Majelis Jemaat GPIB Maranatha Bandung "This book is a very inspirative and comprehensive one and I think it is valuable for academician and for all student in Indonesia". Samuel Alistair MC Roberts, New Zealand, The Advisor to Universitas Komputer Indonesia Bandung
ISBN : 978-979-756-579-4
Tahun terbit : 2010
Harga : Rp 69.800,00
Halaman : XVIII+318
Harga belum termasuk diskon dan ongkos kirim



Baca Selengkapnya ....
ricky pratama support eva's blog - Original design by Bamz | Copyright of Buku Tentang.